Rabu, 28 April 2010

ADA APA DENGAN KARUNG SEMEN BEKAS???

Karung semen adalah barang yang tidak mudah terurai, perlu waktu bertahun-tahun bagi tanah untuk menguraikan karung semen. Sayangnya, banyak masyarakat yang kurang peduli pada masalah ini, karung semen sering dibuang begitu saja tanpa pengolahan lanjutan. Samapah itu diambil oleh para pemulung dan dijual ke pengumpul, oleh para, pengumpul karung semen dijual dengan harga murah
Bagi orang yang sudah mengetahui kualitas kertas karung semen tentunya hal yang sangat menguntungkan jika karung semen dijual murah. Karung semen merupakan salah satu jenis kertas yang tebal dan tidak mudah sobek, sehingga mudah untuk diolah menjadi berbagai kerajinan yang memiliki added value.
Salah satu kerajinan yang banyak diminati oleh banyak orang terutama kaum hawa adalah tas dan dompet. Wanita pada umumnya memiliki tas lebih dari satu jenis dengan berbagai model dan merk dari yang murah sampai yang sangat mahal. Oleh sebab itu, kerajinan dompet dan tas memiliki pangsa pasar yang cukup luas. Selain itu berbagai tas juga diminati oleh anak-anak dengan berbagai motif tokoh favorit khas anak-anak.
Tas dibagi menjadi berbagai jenis menurut kebutuhannya, yaitu tas kantor, tas belanja, tas pesta, tas sekolah, dll. Begitu pula berbagai jenis dompet tercipta untuk berbagai kebutuhan. Untuk menjawab kebutuhan pasar seperti inilah dibutuhkan suatu teknik desain yang dapat memenuhi kebutuhan berbagai model tas dan dompet. Salah satu pilihannya adalah menggunakan teknik air brush, mengapa? Karena air-brush memiliki karakteristik yang lebih unik dibanding teknik lain, seperti sablon atau digital printing. Hasilnya pun akan terlihat eksotis dan terkesan lebih etnik karena sangat menampakkan garis-garis seninya.
Teknik air-brush dikenal sebagai salah satu bidang seni lukis modern, berasal dari kata air (angin) dan brush (sikat) artinya seni yang menggunakan udara sebagai kuas. Pada awalnya air brush dikenal oleh orang suku Indian, secara primitive mereka menggunakan tulang-tulang berbentuk huruf “L” kemudian pewarna dimasukkan ke dalam mulut dan disemburkan ke media lukisan melalui celah tulang tersebut Di era seni lukis modern, air-brush baru berkembang pada abad berkat Abner Peeler, seorang warga Amerika. Di Indonesia, air-brush di perkenalkan oleh para seniman pendatang asal Belanda bersamaan dengan masa penjajahan mereka. Padahal, selama ini kita ketahui kecantikan hasil karya air-brush hanya dapat dinikmati di atas kaos, dinding, papan billboard, banner, tato badan dan helm. Sementara air-brush yang dilukis diatas tas dan dompet belum ada yang menjualnya, apalagi teknik air-brush diatas kertas limbah karung semen. Oleh karena itu “ MENYULAP LIMBAH KARUNG SEMEN DENGAN AIRBRUSH MENJADI TAS DAN DOMPET LUKIS BE WISHES ( Bag and Wallet Air Brushes)” merupakan peluang usaha baru yang sangat menarik dan dapat mendatangkan jutaan rupiah dan tak kalah pentingnya sangat potensial untuk dikembangkan sebagai usaha yang ramah lingkungan

1 komentar:

  1. kreativitas yang patut di puji....salam jika memerlukan bahan karung semen kami siap menerima pesanan 081931346027

    BalasHapus